Selamat datang!! Silakan Anda mengutip semua artikel yang ada di kami tapi Anda harus menyertakan saya sebagai penulisnya

Sabtu, 10 Desember 2011

Ustaz Muda yang Senang Pamer

Industri hiburan dan televisi Indonesia tumbuh dengan pesat. Berbagai judul bermunculan. Mulai dari sinetron, reality show sampai film televisi (FTV) laris manis.
Salah satu fenomena yang menarik dan menggelitik adalah munculnya ustaz-ustaz muda di program infotainment.
Wajah mereka lumayan, usianya mulai dari 20-an tahun sampai 30-an tahun dan lucunya, mereka mampu pamer harta di depan kamera.
Saat muncul di infotainment, bukan nilai-nilai agama atau tempat mereka belajar agama yang menjadi topik wawancara. Melainkan rumah baru mereka, mobil baru, koleksi sepatu sampai motor besar seharga ratusan juta rupiah.
Memang agama tidak melarang kita untuk kaya-raya bergelimang harta. Yang dilarang ialah mendapatkan kekayaan dengan cara-cara yang haram, seperti korupsi, menipu atau mencuri.
Tapi secara akal sehat apakah pantas para ustaz muda tersebut pamer harta bahkan pamer kemesraan seperti layaknya artis sinetron di layar infotainment?
Nabi Muhammad SAW yang menjadi panutan miliaran umat muslim tidak pernah hidup dalam kemewahan. Ia dikenal dengan kesederhanaannya, kebersahajaannya dan sopan santunnya dalam perkataan serta perbuatan. Sepantasnya para ustaz muda ini mencontoh.
Lagipula di negara ini masih ada puluhan juta rakyat Indonesia yang untuk makan sekali dalam sehari saja sulit.
Miris rasanya melihat para pendakwah yang punya kewajiban memberi contoh yang baik dan bijaksana malah pamer harta di infotainment.
Saya kutip dari Yahoo.co.id.
Tambahan:
Saya sangat setuju dengan artikel ini, saya sudah neg dengan seorang ustad yang baru-baru ini menikah, belum resmi sudah kesana kemari memerkan kemesraan, lucunya ada salah satu infotainment yang minta komentar ustadz lainnya tentang perilaku sahabatnya. katanya itu wajar saja, toh yang cewek segera dinikah, Saya tertawa, tentu saja dia berpendapat seperti itu, lha wong dia juga ustad yang masih penuh tanda tanya (?) backgroundnya saja dulu katanya mabuk-mabukan sekarang saja dia tobat.
Ada lagi ustad yang tiap pagi muncul dengan jagronnya Jamaah oh jamaaaah. Huh pa benar sih di harus membuat orang menangis dengan cara seperti itu, masa sih agama dicampur aduk dengan ketenaran artis yang perilakunya membuat miris, saya kira ustadz ini mendompleng ketenaran artis itu.
Ada lagi ustad yang mempemainkan agama dengan lawakannya. sungguh apa bedanya dakwah dengan acara lawak?

11 komentar:

  1. ya bukannya di samain sama lawak pak?? kan kalau gak dibuat menarik kayak gitu peminatnya juga sedikit kan?? soalnya kalau monoton cuma ceramah pasti anak muda pada bosen?? kalau masalah pamer kemesraan itu sih aku kurang mengerti pak soalnya itu masalah/hak orang masing-masing. (M.septianto, kelas XI ips, no.absen 26)

    BalasHapus
  2. bagus bagus baguss,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    BalasHapus
  3. dari supajar langgeng 9B
    BAGUS BAGUS BAGUS,,,,,,,,,,,,,,,,

    BalasHapus
  4. Menurut saya perkara agama itu menarik atau tidak bkan menjadi urusan sang dai yang penting dia mau berdakwah meskipn pendengar banyak yang lari, kalau takut ditinggalkan penggemar apa bedanya ustadz dengan artis?

    BalasHapus
  5. M. Syarifuddin3 Desember 2012 23.27

    Menurut saya, saya kurang simpatik sama ustadz yang seperti itu. karena biasanya dalam ceramah2 yang pernah saya dengar, kita tidak boleh memiliki sifat pamer, riya' dan berlebih2an. tetapi, itu tdk sama dengan apa yang dilakukan oleh para ustadz yang bpk sampaikan tdi. jadi para ustadz itu tidak jauh beda dengan artis2 yang ada di infotaiment. ( M. Syarifuddin 9C)

    BalasHapus
  6. nama:M.ZoGy Prastyo
    Kls:IX C
    No: 14

    Nabi Muhammad SAW yang menjadi panutan miliaran umat muslim tidak pernah hidup dalam kemewahan. Ia dikenal dengan kesederhanaannya, kebersahajaannya dan sopan santunnya dalam perkataan serta perbuatan. Sepantasnya para ustaz muda ini mencontoh.

    BalasHapus
  7. sesungguhnya perbuatan riya' itu sangat tidak disenangi oleh ALLAH swt. maka dari itu ,bila kamu mempunyai kelebihan apapun janganlah kamu suka mememerkan dan membanggakan di depan orang lain dengan maksud ingin dipuji olehnya. yaaa... artikel ini sangat bagus untuk pembelajaran u/ tdak suka memiliki sifat riya' atau sombong
    (ade bayu saputra IX C)

    BalasHapus
  8. saya tidak setuju dengan ustad jaman sekarang dan suka pamer. karena lebih mementingkan diri sendiri dan beda dengan ustad jaman dulu,soalnya ustad jaman sekarang belum tentu melaksanakan kewajiban seorang ustad dan belum tentu wawasannya luas.


    nama: m.firman abdul h.
    kelas: IX c
    absen:19

    BalasHapus
  9. saya tidak sutuju dengan prilaku ustad zaman sekarang,karna dalam agama islam tidak memperbolehkan hidup dengan bermewah" atau mempamerkan hartanya di masyarakat.

    By:Grenda yoga pribadi(IX)c

    BalasHapus
  10. kalau menurut saya gimana kalua artikel diisi dengan artikel remaja(mengenai sikap" remaja saat ini yg sangat garang), atau bisa saja diisi artikel tentang berita" islami yg bisa dibaca oleh bnyk kalangan mungkin itu lebih menarik dan bermanfaat bagi pembaca setia.
    Nama : Siti Nur Fatmawati
    Kelas : XI IPA

    BalasHapus
  11. kalau menurut saya ustad-ustad muda itu seharusnya gak usah pamer ngasih nasehat aja buat generasi muda dan jangan suka pamer/riya' karena riya' itu perbuatan dosa

    Nama: M. Syarifuddin
    Kelas: IX c
    No. absen: 17

    BalasHapus